‘Daur ulang’ Rombak Sampah Tulang Ikan, Jadi Nilai Jual Seni

Daur ulang Rombak Sampah Tulang Ikan, Jadi Nilai Jual Seni
Cowok Creative | Lifestyler – Hal Biasa yg sering kita lakukan setelah menyantap ikan adalah menyisihkan sisa tulang tersebut dan membuangnya , pengecualian untuk ikan yang tulang nya juga bisa dikonsumsi seperti tuna dan sebagainya. Atau hal yang sering kita lakukan adalah melempar sisa tulang tersebut ke hewan yang ada di sekitar kita, yaitu kucing.

Makanan Favorit Kucing ini, di tangan Pak Kurniawan beserta temannya dirombak menjadi sebuah nilai jual seni ,yaitu sebuah miniature kapal .

Daur ulang Rombak Sampah Tulang Ikan, Jadi Nilai Jual Seni
Bahan Baku Yang digunakan Pak Kurniawan sendiri adalah Ikan Jebong ,dikenal juga dengan sebutan ayam-ayam atau kambing –kambing yang nantinya akan dikombinasikan dengan tulang sotong.

Tulang Ikan jebong sendiri dipilih karena tekstur tulangnya yang besar. Tulang ikan tersebut dapat diperoleh dari pelelangan ikan sekitar.

Intip Video kerajinan Miniatur Kapalnya dibawah ini :

Prosesnya pembuatannya meliputi pencucian ( agar menghilangkan bau amis ) , penjemuran baru ke perangkaian. Di tahap perangkaian inilah Seni Kreativitas benar benar dikerahkan.

Untuk Material Bagian Depan perahu , menggunakan Tulang Kepala Ikan , Dan Layar nya terbuat dari Sisik Ikan , Trik nya sendiri ada pada kombinasi bubuk kikisan tulang sotong, dimana bubuk ini sangat efektif menjadi perekat tulang.

Daur ulang Rombak Sampah Tulang Ikan, Jadi Nilai Jual Seni

Usaha Seni Miniatur Kapal bersama teman temannya ini sudah dijalankan selama 2 Periode. Hasil produksi nya pun juga sudah merambah ke berbagai Negara – Negara tetangga seperti Malaysia Dan Singapura . Dilansir dari Youtube.com/Trans 7 Official (23/02/2018).

Pengen Sukses Juga Seperti Pak Kurniawan Tadi, Yuk Manfaatkan Sekarang Juga sampah sampah yang ada untuk dijadikan daur ulang dan menjadi bermanfaat.

Baca Juga Artikelnya Di Android Uc News | Cowok Creative

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.